PROPOSAL
PEMBINAAN
USAHA
TANAMAN SAYUR-SAYURAN
DIAJUKAN
OLEH :
KELOMPOK
WANITA BAN TIMOH
GAMPONG LAMBRO BILEU
KECAMATAN ACEH BESAR
GAMPONG LAMBRO BILEU
KECAMATAN ACEH BESAR
GAMPONG
LAMBRO BILEU
KECAMATAN
KUTA BARO – KABUPATEN ACEH BESAR
TAHUN
2015
KATA
PENGANTAR
Puji
dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, atas Rahmat dan Karunia nya kami
telah dapat menyelesaikan proposal permohonan pembinaan kelompok tanaman
sayur-sayuran dalam mendukung visi pertanian yaitu terwujudnya ketahanan pangan
berbasis agribisnis sebagai andalan.
Tersusunnya
proposal ini , tentunya berkat dukungan dan kerjasama semua pihak baik di
tingkat lapangan dalam hal ini petani, tingkat kecamatan maupun tingkat BPP
Akihirnya
kami harapkan semoga proposal ini sebagai bahan acuan penyandang dana/modal
untuk kegiatan pengembangan usaha tanaman sayuran.
Lambro
Bileu 15 oktober 2015
Ketua
Siti Hawa
BAB
1
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang
Dengan
semakin meningkatnya jumlah penduduk, berarti peningkatan kebutuhan semakin
tinggi, termasuk kebutuhan pangan. Sector pertanian memiliki peranan penting
dalam kehidupan dan pembangunan sumber daya manusi Indonesia. Untuk memajukan
perekonomian suatu daerah, pemerintah telah merubah kebijakan dari sebelumnya
secara besar besaran pemerintah menggunakan dana yang berlimpah untuk
membangun insfrastruktur secara besar-besaran, yang selama ini tidak menyentuh
agar persoalan perekonomian Indonesia sendiri kearah pembangunan melihat
potensi daerah, apa yang ada di daerah itu yang dikembangkan terutama
menyangkut masyarakat ekonomi lemah yang berefek langsung terhadap kebijakan
pemerintah.
Melihat latar belakang diatas kawasan
gampong lambro bileu kuta baro merupakan salah satu daerah dengan topografi
daratan rendah sampai daratan tinggi yang meliputi daerah perkebunan/lading,sawah
,lahan tidur, dan perkampungan.dan sangat cocok sebagai tempat pertanian karena
ditunjang oleh alam yang banyak terdapat padang rumput dan tanah yang masih
luas yang belum dimanfaatkan dengan maksimal sehingga cocok / strategis untuk
pemperdayaan pekarangan rumah yang dapat di usahakan oleh ibu-ibu rumah tangga
yang tergabung dalam kelompok tani mulia sejahtera.
B.
Tujuan
dan Manfaat
1.
Tujuan
pemberdayaan usaha pemanfaatkan pekarangan rumah adalah :
-
Terpenuhinya bahan pangan masyarakat
-
Meningkatnya pendapatan dan
kesejahteraan wanita tani pemanfaatan lahan produktif pada pekarangan rumah.
-
Menciptakan lapangan kerja baru bagi
ibu-ibu rumah tangga
-
Menggalakkan kembali pemanfaatan
lahan-lahan pertanian di gampong-gampong khususnya pekarangan rumah-rumah
-
Mengembangkan potensi daerah dan
mengurangi pengangguran.
2.
Manfaat
-
Tersedianya sayur-sayuran yang
berkualitas di pasaran
-
Peningkatan taraf hidup kelompok ban
timoh
-
Berkurangnya resiko gangguan social
dalam masyarakat
-
Masyarakat sekitar akan mudah mengakses
informasi tentang usaha pemanfaatan pekarangan
C.
Kendala
1. Kurangnya
dana untuk mengembangkan usaha pemanfaatan lahan pertanian pekarangan rumah
2. Kami
sulit mendapatkan bibit berkualitas.
D.
Daya Dukung
1. Potensi
sumber daya alam
-
Tersedianya tempat penampungan pupuk
organic
-
Tersedianya limbah / hasil ikutan
tanaman pangan yang masih biasa dimanfaatkan sebagai bahan pakan ternak.
-
Hasil industry rumah tangga yang masih
biasa dimanfaatkan sebagai biogas.
2. Potensi sumber daya manusia
-
Sarjana pertanian sebagai pembimbing
-
Petugas penyuluh pertanian dari dinas
terkait
-
Petani/peternak
E.
Sasaran
Sasaran usaha tanaman sayuran tersebut
yaitu kelompok wanita tani yang mampu
dan bertanggung jawab dalam melaksanakan pengambangan usaha tanaman sayuran dangan
adanya pembinaan melaui pendamping dari penyuluh setempat.
II. Potensi Daerah
1. Letak adimistratif
Desa Lambro Bileu terletak +- 3km dari
kecamatan kuta baro, KM 70 ke ibu kota kabupaten dan 10 km ke provinsi. Secara
umum desa tersebut sudah terbuka artinya dapat dilalui kendaraan roda empat dan
roda dua. Hal tesebut menunjukkan telah tersedianya sarana dan prasarana
transportasi untuk kelancaran kegiatan ekonomi masyarakat.
2. Keadaan topografi
Desa tersebut diatas yang merupakan
dataran tinggi,terletak kurang lebih 200 meter diatas permukaan laut. Desa
lambro bileu memiliki luas tanah 80 Ha, terdiri dari lahan sayuran 10 Ha.
3. Keadaan Iklim
Suhu udara kelembaban desa lambro bileu
yaitu suhu udara mencapai 28,8 derajat C dan kelembaban antara 75 %
4. Sumber daya alam
jenis tanah yang terkandung di desa
lambro bileu yaitu latosal merek coklat, dengan Ph beraneka ragam produktifitas
tanah sedang sampai tinggi, dan untuk penggunaan tanah untuk persawahan dan
hortikultura bahkan keadaan tanah tersebut sangat cocok pula pengembangan usaha
tanaman sayuran.
5.
Sumber
daya manusia
petani biasa bercocok tanam karena
petani bergerak di bidang usaha tani tanaman pangan akan termotifikasi dalam
berusahanya.
6. Peluang besar
Pasar merupakan tempat terjadinya
jual beli antara pedagang dan pembeli, di pasar-pasar tersebut tidak sedikit
para pedagang yang menjual sayuran,
terlebih lagi apabila pada hari-hari besar islam.
7. Bimbingan dan monitoring
Kegiatan tersebut dilaksanakan , tidak
terlepas dari bimbingan dan monitoring yang dilakukan langsung oleh petugas.
Kegiatan ini dilakukan harus berkesinambungan.
BAB
II
PELAKSANAAN KEGIATAN
Pengembangan usaha unit pemanfaatan
perkembangan rumah berlokasi di gampong leupung masjid kec.kuta baro kab. Aceh
besar. Usaha ini akan dikelola oleh kelompok ban timoh sejahtera gampong lambro
bileu yang pada saat pelaksanaan kegiatan usaha tersebut akan dibina oleh
katahanan pangan dan penyuluh kabupaten aceh besar.
B. Perancanaan pengembangan usaha
Perencanaan
dan pengembangan usaha unit pemanfaatan pekarangan usaha unit pemanfaatan
pekarangan terpusat pada masing-masing rumah tangga di gampong lambro bileu
masjid kec.kuta baro kab. Aceh besar.
Pengembangan usaha kedepan lebih dititik beratkan pada pemanfaatan
pekarangan untuk budidaya sayur-sayuran, pembibitan, dan pembuatan pupuk
organic. Perekrutan anggota lebih diutamakan penganggur dari gampong setempat.
Tujuan perekrutan ini dilakukan untuk membantu pengurangan angka pengangguran
di perdesaan hingga kehidupan ekonomi masyarakat akan semakin baik. Terutama
ibu-ibu rumah tangga.
BAB
III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Dengan adanya bantuan modal usaha akan timbul
beberapa kegiatan usaha baru yang sifatnya produktif dengan skala ekonomi usaha
yang dapat diciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar dalam bentuk
tenaga kerja harian. Sehingga mampu mengurangi angka pengangguran di Indonesia
dan aceh khususnya.
B. Saran
Perhatian pemerintah
sangat kami harapkan dalam rangka memberi bantuan modal usaha, kepada para
anggota kelompok tani lambro bileu yang sudah memiliki kelembagaan dan status
usaha yang dikembangkan jelas dan sudah memiliki hasil yang memang menjadi
kelompok percontohan, agar mendapatkan kucuran dana untuk mengembangkan usaha
dari pemerintah dalam mengembangkanPROPOSAL
PEMBINAAN
USAHA
TANAMAN SAYUR-SAYURAN
DIAJUKAN
OLEH :
KELOMPOK
WANITA BAN TIMOH
GAMPONG LAMBRO BILEU
KECAMATAN ACEH BESAR
GAMPONG LAMBRO BILEU
KECAMATAN ACEH BESAR
GAMPONG
LAMBRO BILEU
KECAMATAN
KUTA BARO – KABUPATEN ACEH BESAR
TAHUN
2015
KATA
PENGANTAR
Puji
dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, atas Rahmat dan Karunia nya kami
telah dapat menyelesaikan proposal permohonan pembinaan kelompok tanaman
sayur-sayuran dalam mendukung visi pertanian yaitu terwujudnya ketahanan pangan
berbasis agribisnis sebagai andalan.
Tersusunnya
proposal ini , tentunya berkat dukungan dan kerjasama semua pihak baik di
tingkat lapangan dalam hal ini petani, tingkat kecamatan maupun tingkat BPP
Akihirnya
kami harapkan semoga proposal ini sebagai bahan acuan penyandang dana/modal
untuk kegiatan pengembangan usaha tanaman sayuran.
Lambro
Bileu 15 oktober 2015
Ketua
Siti Hawa
BAB
1
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang
Dengan
semakin meningkatnya jumlah penduduk, berarti peningkatan kebutuhan semakin
tinggi, termasuk kebutuhan pangan. Sector pertanian memiliki peranan penting
dalam kehidupan dan pembangunan sumber daya manusi Indonesia. Untuk memajukan
perekonomian suatu daerah, pemerintah telah merubah kebijakan dari sebelumnya
secara besar besaran pemerintah menggunakan dana yang berlimpah untuk
membangun insfrastruktur secara besar-besaran, yang selama ini tidak menyentuh
agar persoalan perekonomian Indonesia sendiri kearah pembangunan melihat
potensi daerah, apa yang ada di daerah itu yang dikembangkan terutama
menyangkut masyarakat ekonomi lemah yang berefek langsung terhadap kebijakan
pemerintah.
Melihat latar belakang diatas kawasan
gampong lambro bileu kuta baro merupakan salah satu daerah dengan topografi
daratan rendah sampai daratan tinggi yang meliputi daerah perkebunan/lading,sawah
,lahan tidur, dan perkampungan.dan sangat cocok sebagai tempat pertanian karena
ditunjang oleh alam yang banyak terdapat padang rumput dan tanah yang masih
luas yang belum dimanfaatkan dengan maksimal sehingga cocok / strategis untuk
pemperdayaan pekarangan rumah yang dapat di usahakan oleh ibu-ibu rumah tangga
yang tergabung dalam kelompok tani mulia sejahtera.
B.
Tujuan
dan Manfaat
1.
Tujuan
pemberdayaan usaha pemanfaatkan pekarangan rumah adalah :
-
Terpenuhinya bahan pangan masyarakat
-
Meningkatnya pendapatan dan
kesejahteraan wanita tani pemanfaatan lahan produktif pada pekarangan rumah.
-
Menciptakan lapangan kerja baru bagi
ibu-ibu rumah tangga
-
Menggalakkan kembali pemanfaatan
lahan-lahan pertanian di gampong-gampong khususnya pekarangan rumah-rumah
-
Mengembangkan potensi daerah dan
mengurangi pengangguran.
2.
Manfaat
-
Tersedianya sayur-sayuran yang
berkualitas di pasaran
-
Peningkatan taraf hidup kelompok ban
timoh
-
Berkurangnya resiko gangguan social
dalam masyarakat
-
Masyarakat sekitar akan mudah mengakses
informasi tentang usaha pemanfaatan pekarangan
C.
Kendala
1. Kurangnya
dana untuk mengembangkan usaha pemanfaatan lahan pertanian pekarangan rumah
2. Kami
sulit mendapatkan bibit berkualitas.
D.
Daya Dukung
1. Potensi
sumber daya alam
-
Tersedianya tempat penampungan pupuk
organic
-
Tersedianya limbah / hasil ikutan
tanaman pangan yang masih biasa dimanfaatkan sebagai bahan pakan ternak.
-
Hasil industry rumah tangga yang masih
biasa dimanfaatkan sebagai biogas.
2. Potensi sumber daya manusia
-
Sarjana pertanian sebagai pembimbing
-
Petugas penyuluh pertanian dari dinas
terkait
-
Petani/peternak
E.
Sasaran
Sasaran usaha tanaman sayuran tersebut
yaitu kelompok wanita tani yang mampu
dan bertanggung jawab dalam melaksanakan pengambangan usaha tanaman sayuran dangan
adanya pembinaan melaui pendamping dari penyuluh setempat.
II. Potensi Daerah
1. Letak adimistratif
Desa Lambro Bileu terletak +- 3km dari
kecamatan kuta baro, KM 70 ke ibu kota kabupaten dan 10 km ke provinsi. Secara
umum desa tersebut sudah terbuka artinya dapat dilalui kendaraan roda empat dan
roda dua. Hal tesebut menunjukkan telah tersedianya sarana dan prasarana
transportasi untuk kelancaran kegiatan ekonomi masyarakat.
2. Keadaan topografi
Desa tersebut diatas yang merupakan
dataran tinggi,terletak kurang lebih 200 meter diatas permukaan laut. Desa
lambro bileu memiliki luas tanah 80 Ha, terdiri dari lahan sayuran 10 Ha.
3. Keadaan Iklim
Suhu udara kelembaban desa lambro bileu
yaitu suhu udara mencapai 28,8 derajat C dan kelembaban antara 75 %
4. Sumber daya alam
jenis tanah yang terkandung di desa
lambro bileu yaitu latosal merek coklat, dengan Ph beraneka ragam produktifitas
tanah sedang sampai tinggi, dan untuk penggunaan tanah untuk persawahan dan
hortikultura bahkan keadaan tanah tersebut sangat cocok pula pengembangan usaha
tanaman sayuran.
5.
Sumber
daya manusia
petani biasa bercocok tanam karena
petani bergerak di bidang usaha tani tanaman pangan akan termotifikasi dalam
berusahanya.
6. Peluang besar
Pasar merupakan tempat terjadinya
jual beli antara pedagang dan pembeli, di pasar-pasar tersebut tidak sedikit
para pedagang yang menjual sayuran,
terlebih lagi apabila pada hari-hari besar islam.
7. Bimbingan dan monitoring
Kegiatan tersebut dilaksanakan , tidak
terlepas dari bimbingan dan monitoring yang dilakukan langsung oleh petugas.
Kegiatan ini dilakukan harus berkesinambungan.
BAB
II
PELAKSANAAN KEGIATAN
Pengembangan usaha unit pemanfaatan
perkembangan rumah berlokasi di gampong leupung masjid kec.kuta baro kab. Aceh
besar. Usaha ini akan dikelola oleh kelompok ban timoh sejahtera gampong lambro
bileu yang pada saat pelaksanaan kegiatan usaha tersebut akan dibina oleh
katahanan pangan dan penyuluh kabupaten aceh besar.
B. Perancanaan pengembangan usaha
Perencanaan
dan pengembangan usaha unit pemanfaatan pekarangan usaha unit pemanfaatan
pekarangan terpusat pada masing-masing rumah tangga di gampong lambro bileu
masjid kec.kuta baro kab. Aceh besar.
Pengembangan usaha kedepan lebih dititik beratkan pada pemanfaatan
pekarangan untuk budidaya sayur-sayuran, pembibitan, dan pembuatan pupuk
organic. Perekrutan anggota lebih diutamakan penganggur dari gampong setempat.
Tujuan perekrutan ini dilakukan untuk membantu pengurangan angka pengangguran
di perdesaan hingga kehidupan ekonomi masyarakat akan semakin baik. Terutama
ibu-ibu rumah tangga.
BAB
III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Dengan adanya bantuan modal usaha akan timbul
beberapa kegiatan usaha baru yang sifatnya produktif dengan skala ekonomi usaha
yang dapat diciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar dalam bentuk
tenaga kerja harian. Sehingga mampu mengurangi angka pengangguran di Indonesia
dan aceh khususnya.
B. Saran
Perhatian pemerintah
sangat kami harapkan dalam rangka memberi bantuan modal usaha, kepada para
anggota kelompok tani lambro bileu yang sudah memiliki kelembagaan dan status
usaha yang dikembangkan jelas dan sudah memiliki hasil yang memang menjadi
kelompok percontohan, agar mendapatkan kucuran dana untuk mengembangkan usaha
dari pemerintah dalam mengembangkan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar