Rabu, 04 November 2015

PROPOSAL
PEMBINAAN
USAHA TANAMAN SAYUR-SAYURAN

DIAJUKAN OLEH :
KELOMPOK WANITA BAN TIMOH
GAMPONG LAMBRO BILEU
KECAMATAN ACEH BESAR

 












GAMPONG LAMBRO BILEU
KECAMATAN KUTA BARO – KABUPATEN ACEH BESAR
TAHUN 2015
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, atas Rahmat dan Karunia nya kami telah dapat menyelesaikan proposal permohonan pembinaan kelompok tanaman sayur-sayuran dalam mendukung visi pertanian yaitu terwujudnya ketahanan pangan berbasis agribisnis sebagai andalan.
Tersusunnya proposal ini , tentunya berkat dukungan dan kerjasama semua pihak baik di tingkat lapangan dalam hal ini petani, tingkat kecamatan maupun tingkat BPP
Akihirnya kami harapkan semoga proposal ini sebagai bahan acuan penyandang dana/modal untuk kegiatan pengembangan usaha tanaman sayuran.

Lambro Bileu 15 oktober 2015
Ketua


 Siti Hawa








BAB 1
PENDAHULUAN

A.     Latar Belakang

Dengan semakin meningkatnya jumlah penduduk, berarti peningkatan kebutuhan semakin tinggi, termasuk kebutuhan pangan. Sector pertanian memiliki peranan penting dalam kehidupan dan pembangunan sumber daya manusi Indonesia. Untuk memajukan perekonomian suatu daerah, pemerintah telah merubah kebijakan dari sebelumnya secara besar besaran pemerintah  menggunakan dana yang berlimpah untuk membangun insfrastruktur secara besar-besaran, yang selama ini tidak menyentuh agar persoalan perekonomian Indonesia sendiri kearah pembangunan melihat potensi daerah, apa yang ada di daerah itu yang dikembangkan terutama menyangkut masyarakat ekonomi lemah yang berefek langsung terhadap kebijakan pemerintah.
           Melihat latar belakang diatas kawasan gampong lambro bileu kuta baro merupakan salah satu daerah dengan topografi daratan rendah sampai daratan tinggi yang meliputi daerah perkebunan/lading,sawah ,lahan tidur, dan perkampungan.dan sangat cocok sebagai tempat pertanian karena ditunjang oleh alam yang banyak terdapat padang rumput dan tanah yang masih luas yang belum dimanfaatkan dengan maksimal sehingga cocok / strategis untuk pemperdayaan pekarangan rumah yang dapat di usahakan oleh ibu-ibu rumah tangga yang tergabung dalam kelompok tani mulia sejahtera.




B.     Tujuan dan Manfaat
1.      Tujuan pemberdayaan usaha pemanfaatkan pekarangan rumah adalah :
-         Terpenuhinya bahan pangan masyarakat
-         Meningkatnya pendapatan dan kesejahteraan wanita tani pemanfaatan lahan produktif pada pekarangan rumah.
-         Menciptakan lapangan kerja baru bagi ibu-ibu rumah tangga
-         Menggalakkan kembali pemanfaatan lahan-lahan pertanian di gampong-gampong khususnya pekarangan rumah-rumah
-         Mengembangkan potensi daerah dan mengurangi pengangguran.

2.      Manfaat
-         Tersedianya sayur-sayuran yang berkualitas di pasaran
-         Peningkatan taraf hidup kelompok ban timoh
-         Berkurangnya resiko gangguan social dalam masyarakat
-         Masyarakat sekitar akan mudah mengakses informasi tentang usaha pemanfaatan pekarangan

C.     Kendala
1.      Kurangnya dana untuk mengembangkan usaha pemanfaatan lahan pertanian pekarangan rumah
2.      Kami sulit mendapatkan bibit berkualitas.

D.     Daya Dukung
1.      Potensi sumber daya alam
-         Tersedianya tempat penampungan pupuk organic
-         Tersedianya limbah / hasil ikutan tanaman pangan yang masih biasa dimanfaatkan sebagai bahan pakan ternak.
-         Hasil industry rumah tangga yang masih biasa dimanfaatkan sebagai biogas.
2.       Potensi sumber daya manusia
-         Sarjana pertanian sebagai pembimbing
-         Petugas penyuluh pertanian dari dinas terkait
-         Petani/peternak

E.      Sasaran
Sasaran usaha tanaman sayuran tersebut yaitu kelompok  wanita tani yang mampu dan bertanggung jawab dalam melaksanakan pengambangan usaha tanaman sayuran dangan adanya pembinaan melaui pendamping dari penyuluh setempat.

II. Potensi Daerah
1.      Letak adimistratif
Desa Lambro Bileu terletak +- 3km dari kecamatan kuta baro, KM 70 ke ibu kota kabupaten dan 10 km ke provinsi. Secara umum desa tersebut sudah terbuka artinya dapat dilalui kendaraan roda empat dan roda dua. Hal tesebut menunjukkan telah tersedianya sarana dan prasarana transportasi untuk kelancaran kegiatan ekonomi masyarakat.


2.       Keadaan topografi
Desa tersebut diatas yang merupakan dataran tinggi,terletak kurang lebih 200 meter diatas permukaan laut. Desa lambro bileu memiliki luas tanah 80 Ha, terdiri dari lahan sayuran 10 Ha.
3.       Keadaan Iklim
Suhu udara kelembaban desa lambro bileu yaitu suhu udara mencapai 28,8 derajat C dan kelembaban antara 75 %
4.       Sumber daya alam
jenis tanah yang terkandung di desa lambro bileu yaitu latosal merek coklat, dengan Ph beraneka ragam produktifitas tanah sedang sampai tinggi, dan untuk penggunaan tanah untuk persawahan dan hortikultura bahkan keadaan tanah tersebut sangat cocok pula pengembangan usaha tanaman sayuran.
5.      Sumber daya manusia
            petani biasa bercocok tanam karena petani bergerak di bidang usaha tani tanaman pangan akan termotifikasi dalam berusahanya.
6.       Peluang besar
           Pasar merupakan tempat terjadinya jual beli antara pedagang dan pembeli, di pasar-pasar tersebut tidak sedikit para pedagang  yang menjual sayuran, terlebih lagi apabila pada hari-hari besar islam.



7.       Bimbingan dan monitoring
Kegiatan tersebut dilaksanakan , tidak terlepas dari bimbingan dan monitoring yang dilakukan langsung oleh petugas. Kegiatan ini dilakukan harus berkesinambungan.





















BAB II
PELAKSANAAN KEGIATAN
Pengembangan usaha unit pemanfaatan perkembangan rumah berlokasi di gampong leupung masjid kec.kuta baro kab. Aceh besar. Usaha ini akan dikelola oleh kelompok ban timoh sejahtera gampong lambro bileu yang pada saat pelaksanaan kegiatan usaha tersebut akan dibina oleh katahanan pangan dan penyuluh kabupaten aceh besar.
B.  Perancanaan pengembangan usaha
          Perencanaan dan pengembangan usaha unit pemanfaatan pekarangan usaha unit pemanfaatan pekarangan terpusat pada masing-masing rumah tangga di gampong lambro bileu masjid kec.kuta baro kab. Aceh besar.
             Pengembangan usaha kedepan lebih dititik beratkan pada pemanfaatan pekarangan untuk budidaya sayur-sayuran, pembibitan, dan pembuatan pupuk organic. Perekrutan anggota lebih diutamakan penganggur dari gampong setempat. Tujuan perekrutan ini dilakukan untuk membantu pengurangan angka pengangguran di perdesaan hingga kehidupan ekonomi masyarakat akan semakin baik. Terutama ibu-ibu rumah tangga.




BAB III
PENUTUP

A.     Kesimpulan
Dengan adanya bantuan modal usaha akan timbul beberapa kegiatan usaha baru yang sifatnya produktif dengan skala ekonomi usaha yang dapat diciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar dalam bentuk tenaga kerja harian. Sehingga mampu mengurangi angka pengangguran di Indonesia dan aceh khususnya.

B.     Saran
Perhatian pemerintah sangat kami harapkan dalam rangka memberi bantuan modal usaha, kepada para anggota kelompok tani lambro bileu yang sudah memiliki kelembagaan dan status usaha yang dikembangkan jelas dan sudah memiliki hasil yang memang menjadi kelompok percontohan, agar mendapatkan kucuran dana untuk mengembangkan usaha dari pemerintah dalam mengembangkanPROPOSAL
PEMBINAAN
USAHA TANAMAN SAYUR-SAYURAN

DIAJUKAN OLEH :
KELOMPOK WANITA BAN TIMOH
GAMPONG LAMBRO BILEU
KECAMATAN ACEH BESAR

 











GAMPONG LAMBRO BILEU
KECAMATAN KUTA BARO – KABUPATEN ACEH BESAR
TAHUN 2015
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, atas Rahmat dan Karunia nya kami telah dapat menyelesaikan proposal permohonan pembinaan kelompok tanaman sayur-sayuran dalam mendukung visi pertanian yaitu terwujudnya ketahanan pangan berbasis agribisnis sebagai andalan.
Tersusunnya proposal ini , tentunya berkat dukungan dan kerjasama semua pihak baik di tingkat lapangan dalam hal ini petani, tingkat kecamatan maupun tingkat BPP
Akihirnya kami harapkan semoga proposal ini sebagai bahan acuan penyandang dana/modal untuk kegiatan pengembangan usaha tanaman sayuran.

Lambro Bileu 15 oktober 2015
Ketua


 Siti Hawa








BAB 1
PENDAHULUAN

A.     Latar Belakang

Dengan semakin meningkatnya jumlah penduduk, berarti peningkatan kebutuhan semakin tinggi, termasuk kebutuhan pangan. Sector pertanian memiliki peranan penting dalam kehidupan dan pembangunan sumber daya manusi Indonesia. Untuk memajukan perekonomian suatu daerah, pemerintah telah merubah kebijakan dari sebelumnya secara besar besaran pemerintah  menggunakan dana yang berlimpah untuk membangun insfrastruktur secara besar-besaran, yang selama ini tidak menyentuh agar persoalan perekonomian Indonesia sendiri kearah pembangunan melihat potensi daerah, apa yang ada di daerah itu yang dikembangkan terutama menyangkut masyarakat ekonomi lemah yang berefek langsung terhadap kebijakan pemerintah.
           Melihat latar belakang diatas kawasan gampong lambro bileu kuta baro merupakan salah satu daerah dengan topografi daratan rendah sampai daratan tinggi yang meliputi daerah perkebunan/lading,sawah ,lahan tidur, dan perkampungan.dan sangat cocok sebagai tempat pertanian karena ditunjang oleh alam yang banyak terdapat padang rumput dan tanah yang masih luas yang belum dimanfaatkan dengan maksimal sehingga cocok / strategis untuk pemperdayaan pekarangan rumah yang dapat di usahakan oleh ibu-ibu rumah tangga yang tergabung dalam kelompok tani mulia sejahtera.




B.     Tujuan dan Manfaat
1.      Tujuan pemberdayaan usaha pemanfaatkan pekarangan rumah adalah :
-         Terpenuhinya bahan pangan masyarakat
-         Meningkatnya pendapatan dan kesejahteraan wanita tani pemanfaatan lahan produktif pada pekarangan rumah.
-         Menciptakan lapangan kerja baru bagi ibu-ibu rumah tangga
-         Menggalakkan kembali pemanfaatan lahan-lahan pertanian di gampong-gampong khususnya pekarangan rumah-rumah
-         Mengembangkan potensi daerah dan mengurangi pengangguran.

2.      Manfaat
-         Tersedianya sayur-sayuran yang berkualitas di pasaran
-         Peningkatan taraf hidup kelompok ban timoh
-         Berkurangnya resiko gangguan social dalam masyarakat
-         Masyarakat sekitar akan mudah mengakses informasi tentang usaha pemanfaatan pekarangan

C.     Kendala
1.      Kurangnya dana untuk mengembangkan usaha pemanfaatan lahan pertanian pekarangan rumah
2.      Kami sulit mendapatkan bibit berkualitas.

D.     Daya Dukung
1.      Potensi sumber daya alam
-         Tersedianya tempat penampungan pupuk organic
-         Tersedianya limbah / hasil ikutan tanaman pangan yang masih biasa dimanfaatkan sebagai bahan pakan ternak.
-         Hasil industry rumah tangga yang masih biasa dimanfaatkan sebagai biogas.
2.       Potensi sumber daya manusia
-         Sarjana pertanian sebagai pembimbing
-         Petugas penyuluh pertanian dari dinas terkait
-         Petani/peternak

E.      Sasaran
Sasaran usaha tanaman sayuran tersebut yaitu kelompok  wanita tani yang mampu dan bertanggung jawab dalam melaksanakan pengambangan usaha tanaman sayuran dangan adanya pembinaan melaui pendamping dari penyuluh setempat.

II. Potensi Daerah
1.      Letak adimistratif
Desa Lambro Bileu terletak +- 3km dari kecamatan kuta baro, KM 70 ke ibu kota kabupaten dan 10 km ke provinsi. Secara umum desa tersebut sudah terbuka artinya dapat dilalui kendaraan roda empat dan roda dua. Hal tesebut menunjukkan telah tersedianya sarana dan prasarana transportasi untuk kelancaran kegiatan ekonomi masyarakat.


2.       Keadaan topografi
Desa tersebut diatas yang merupakan dataran tinggi,terletak kurang lebih 200 meter diatas permukaan laut. Desa lambro bileu memiliki luas tanah 80 Ha, terdiri dari lahan sayuran 10 Ha.
3.       Keadaan Iklim
Suhu udara kelembaban desa lambro bileu yaitu suhu udara mencapai 28,8 derajat C dan kelembaban antara 75 %
4.       Sumber daya alam
jenis tanah yang terkandung di desa lambro bileu yaitu latosal merek coklat, dengan Ph beraneka ragam produktifitas tanah sedang sampai tinggi, dan untuk penggunaan tanah untuk persawahan dan hortikultura bahkan keadaan tanah tersebut sangat cocok pula pengembangan usaha tanaman sayuran.
5.      Sumber daya manusia
            petani biasa bercocok tanam karena petani bergerak di bidang usaha tani tanaman pangan akan termotifikasi dalam berusahanya.
6.       Peluang besar
           Pasar merupakan tempat terjadinya jual beli antara pedagang dan pembeli, di pasar-pasar tersebut tidak sedikit para pedagang  yang menjual sayuran, terlebih lagi apabila pada hari-hari besar islam.



7.       Bimbingan dan monitoring
Kegiatan tersebut dilaksanakan , tidak terlepas dari bimbingan dan monitoring yang dilakukan langsung oleh petugas. Kegiatan ini dilakukan harus berkesinambungan.





















BAB II
PELAKSANAAN KEGIATAN
Pengembangan usaha unit pemanfaatan perkembangan rumah berlokasi di gampong leupung masjid kec.kuta baro kab. Aceh besar. Usaha ini akan dikelola oleh kelompok ban timoh sejahtera gampong lambro bileu yang pada saat pelaksanaan kegiatan usaha tersebut akan dibina oleh katahanan pangan dan penyuluh kabupaten aceh besar.
B.  Perancanaan pengembangan usaha
          Perencanaan dan pengembangan usaha unit pemanfaatan pekarangan usaha unit pemanfaatan pekarangan terpusat pada masing-masing rumah tangga di gampong lambro bileu masjid kec.kuta baro kab. Aceh besar.
             Pengembangan usaha kedepan lebih dititik beratkan pada pemanfaatan pekarangan untuk budidaya sayur-sayuran, pembibitan, dan pembuatan pupuk organic. Perekrutan anggota lebih diutamakan penganggur dari gampong setempat. Tujuan perekrutan ini dilakukan untuk membantu pengurangan angka pengangguran di perdesaan hingga kehidupan ekonomi masyarakat akan semakin baik. Terutama ibu-ibu rumah tangga.




BAB III
PENUTUP

A.     Kesimpulan
Dengan adanya bantuan modal usaha akan timbul beberapa kegiatan usaha baru yang sifatnya produktif dengan skala ekonomi usaha yang dapat diciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar dalam bentuk tenaga kerja harian. Sehingga mampu mengurangi angka pengangguran di Indonesia dan aceh khususnya.

B.     Saran
Perhatian pemerintah sangat kami harapkan dalam rangka memberi bantuan modal usaha, kepada para anggota kelompok tani lambro bileu yang sudah memiliki kelembagaan dan status usaha yang dikembangkan jelas dan sudah memiliki hasil yang memang menjadi kelompok percontohan, agar mendapatkan kucuran dana untuk mengembangkan usaha dari pemerintah dalam mengembangkan 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar