AKTIVITAS PENDUDUK PADA BERBAGAI BENTUK MUKA BUMI
BENTUK MUKA BUMI
|
AKTIVITAS PENDUDUK
|
JENIS KOMUNITAS YANG DIHASILKAN
|
A. Dataran Rendah
Salah satu bentuk muka bumi adalah dataran rendah yang merupakan hamparan luas tanah, bagian dari permukaan bumi dengan letak ketinggian 0-200 m dpal. Di daerah dataran rendah,
B. Bukit dan Perbukitan
Bentuk lain dari bentuk muka bumi adalah Bukit yang merupakan bagian dari permukaan bumi yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan daerah di sekelilingnya, dengan ketinggian kurang dari 600 m dpal. Bukit tidak tampak curam seperti gunung.
C. Dataran Tinggi
Dataran tinggi adalah salah satu bentuk muka bumi yang merupakan daerah datar yang tingginya lebih dari 400 meter dpal. Daerah ini memungkinkan mobilitas penduduk berlangsung lancar seperti di dataran rendah. Oleh sebab itu, beberapa dataran tinggi di Indonesia berkembang menjadi pemusatan ekonomi penduduk.
D. Gunung dan Pegunungan
Gunung merupakan bagian dari permukaan bumi yang menjulang lebih tinggi dibandingkan dengan daerah sekelilingnya. Biasanya bagian yang menjulang tersebut dalam bentuk puncak-puncak gunung dengan ketinggian 600 meter dpal atau lebih. Sedangkan pegunungan merupakan bagian dari daratan yang merupakan kawasan yang terdiri atas deretan gunung-gunung dengan ketinggian lebih dari 600 meter dpal.
|
aktivitas penduduk indonesia yang dominan adalah aktivitas permukiman dan pertanian. Di Pulau Jawa, lahan dataran rendah dimanfaatkan oleh penduduk untuk bercocok tanam padi.
aktivitas permukiman penduduk tidak seperti di dataran rendah. Permukiman tersebar pada daerah-daerah tertentu atau membentuk kelompok-kelompok kecil. Penduduk biasanya memanfaatkan lahan datar yang luasnya terbatas di antara perbukitan.
Aktivitas ekonomi, khususnya pertanian, dilakukan dengan memanfaatkan lahan-lahan dengan kemiringan lereng tertentu. Agar mudah menanam, penduduk menggunakan teknik sengkedan dengan memotong bagian lereng tertentu agar menjadi datar. Teknik ini kemudian juga bermanfaat mengurangi erosi atau pengikisan oleh air.
Penduduk yang tinggal di gunung atau pegunungan memanfaatkan lahan yang terbatas untuk pertanian. Lahan-lahan dengan kemiringan yang cukup besar masih dimanfaatkan penduduk. Komoditas yang dibudidayakan di pegunungan biasanya adalah sayuran dan buah-buahan. Sebagian penduduk memanfaatkan lahan yang miring dengan menanam beberapa jenis kayu untuk dijual.
|
Jawa menjadi pulau penghasil padi terbesar di Indonesia.
Permukiman umumnya dibangun di kaki perbukitan atau lembah perbukitan karena biasanya di tempat tersebut ditemukan mata air atau sungai sebagai sumber air untuk aktivitas penduduk.
Sejumlah dataran tinggi menjadi daerah tujuan wisata. Udaranya yang sejuk dan pemandangan alamnya yang indah menjadi daya tarik penduduk untuk berwisata ke daerah dataran tinggi. Beberapa dataran tinggi di Indonesia menjadi daerah tujuan wisata
misalnya Bandung dan Dieng.
di daerah pegunungan yang berkembang adalah pariwisata. Pemandangan alam yang indah dan udaranya yang sejuk menjadi daya tarik wisata.
|
SEBARAN GUNUNG-GUNUNG BERAPI DI INDONESIA
NAMA GUNUNG
|
NAMA PROVINSI
|
GUNUNG BERAPI ATAU BUKAN
|
KETINGGIAN METER
|
1. Gunung Puncak Jaya
2. Gunung Puncak Trikora
3. Gunung Puncak Idenberg
4. Gunung Anjasmara
5. Gunung Argapura
6. Gunung Arjuno
7. Gunung Bromo
8. Gunung Bukit Tunggul
9. Gunung Awu Kepulauan Sangihe
10. Gunung Lokon
11. Gunung Klabat
12. Gunung Mekongga
13. Gunung Dempo
14. Gunung Sinabung
15. Gunung Singgalang
16. Gunung Pesagi
17. Gunung Leuser
18. Gunung Merapi
19. Gunung Pangrango
20. Gunung Papandayan
|
Papua
Papua
Papua
Jawa
Jawa
Jawa
Jawa
Jawa
Sulawesi
Sulawesi
Sulawesi
Sulawesi
Sumatra Selatan
Sumatra Utara
Sumatra Barat
Lampung
NAD
Jawa
Jawa
Jawa
|
Gunung Berapi Gunung Berapi
Gunung Berapi
Gunung Berapi
Gunung Berapi
Gunung Berapi
Gunung Berapi
Gunung Berapi
Gunung Berapi
Gunung Berapi
Gunung Berapi
Gunung Berapi
Gunung Berapi
Gunung Berapi
Gunung Berapi
Gunung Berapi
Gunung Berapi
Gunung Berapi
Gunung Berapi
Gunung Berapi
|
(4,860 m.dpl)
(4,730 m.dpl)
(4,643 m.dpl)
(2.277 m)
(3.088 m)
(3.339 m)
(2.392 m)
(2.208 m)
(1.320 m)
(1.689 m)
(1995 mdpl)
(2.620 m)
(3159 m)
(2.475 m)
(2.877 m)
(2.262 m)
(3172 m)
(2.911 m)
(3.019 m)
(2.665 m)
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar